Menu
Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara

Fahrul : Menyiapkan Generasi Penerus Organisasi Lidik Pro

  • Bagikan
Fahrul Idris Aktivis Lidik Pro Kindang - Persiapan Generasi Organisasi Lidik Pro
Diskusi Kader Lidik Pro di Sekretariat DPC Kecamatan Kindang

Waktu terus berjalan. Pola Kehidupan banyak berubah. Tiada yang kekal.

Demikian juga kehidupan dalam organinasi Lidik Pro, maupun komunitas lainnya yang dibentuk oleh masyarakat

Para pengurus Lidik Pro akan silih berganti. Kini menjabat, suatu saat pasti akan tergantikan.

Ada yang tergantikan karena tidak sejalan dengan peraturan organisasi, ada yang tergantikan karena diberhentikan, Sakit, Meninggal dunia maupun karena mengajukan pengunduran diri.

Pergantian pengurus perlu ada persiapan, waktu dan proses.

Generasi pengganti atau penerus mesti dipersiapkan dengan baik.

Baca Juga : Ketua BINPRO DPD Bulukumba Pacu Perluasan Jaringan Hingga Tingkat Desa

Jika pengganti dari luar organisasi, tentu bisa dibantu oleh lembaga profesional yang secara khusus menangani rekrutment SDM.

Tetapi bagaimana kalau pergantian mesti dilakukan secara internal dari kader Lidik Pro sendiri ?

Tentu tidak ada cara lain selain mempersiapkan generasi penerus yang diyakini akan dapat melanjutkan organisasi dengan baik melalui pembinaan, pelatihan-pelatihan ataupun pengkaderan.

Kalimat ini dilontarkan oleh Ketua Badan Investigasi Nasional Lidik Pro ( BINPRO) DPD kabupaten Bulukumba Fahrul Idris. A MA.PD

“Saya pengurus DPD Bulukumba, namun banyak juga berkiprah di Kecamatan Kindang. Di sana saya hanya memberikan masukan-masukan kepada teman-teman untuk berupaya mencetak generasi-generasi penerus guna keberlanjutan eksistensi organisasi,” kata Fahrul.

Menurutnya, Persiapan generasi menjadi penting untuk mnenghindari kemunculan kader karbitan atau kader yang dipaksa menjadi unsur pemimpin padahal belum dipersiapkan dengan baik sehingga kinerjanya tak sesuai dengan harapan.

“Salah satu metode yang dilakukan untuk persiapan generasi adalah melakukan pembinaan terhadap pemuda, seperti memberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan lainnya,” singkat Fahrul.

Taufan pawe
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *