Menu
Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara

Kapal Pokmaswas Terindikasi Beralih Fungsi, Lidik Pro Bontobahari Akan Lakukan Investigasi Mendalam

  • Bagikan
Edi Aswar Lidik Pro - Kapal Pokmaswas Ujung Baru (1)
Sekretaris Lidik Pro DPC Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Bantuan kapal 6 GT untuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Ujung Baru diduga kuat beralih fungsi dari pengawasan setiap ada hal-hal yang bertentangan dengan aturan pengelolaan sumberdaya laut menjadi kapal tangkap atau digunakan secara pribadi.

Pokmaswas yang berfungsi sebagai pengganti mata dan telinga Dinas Kelautan dan Perikanan justru tidak akan berfungsi sebagai mestinya ketika terdapat penyalahgunaan fasilitas.

Hal ini diungkapkan sekretaris Lidik Pro Bontobahari Edi Aswar usai menerima aduhan dari masyarakat.

“berdasarkan aduan masyarakat tentang alih fungsi kapal Pokmaswas, Kami akan melakukan investigasi secara kelembagaan sekaligus berkoordinasi dengan dinas perikanan kabupaten dan DKP propinsi,” kata Edi pada Sabtu (19/6/2021) malam.

“Sangat disayangkan jika hal ini terbukti benar, bantuan kapal Pokmaswas diperuntukkan untuk melakukan pengawasan di pesisir laut dan ketika beralih fungsi menjadi kapal tangkap dan dimanfaatkan secara pribadi, maka ini menjadi pelanggaran besar karena fungsi Pokmaswas tidak berjalan semestinya” tambah Edi.

Salah satu penyuluh perikanan kecamatan Bontobahari Nafriwaty Dahlan,S.Pi,M.Si yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Pokmaswas Ujung baru telah menerima bantuan kapal 6 GT.

Ia bahkan pernah menerima aduan yang sama.

“Pernah memang ada aduan dari salah satu anggota Pokmaswas bahwa kapal tersebut dipergunakan secara pribadi,” singkat Nafriwaty. (*APRM)

Taufan pawe
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *